Rabu, 15 Desember 2010

Mendengarkan ceramah etika di radio VHF

Berceramah tentang etika berkomunikasi memang tidak mudah, tapi lebih susah lagi mengaplikasikannya. Berkomunikasi tidak hanya di "darat" bersua tatap muka, tidak hanya melalui media Internet (forum, web, email), tak hanya lewat radio VHF.

Etika berkomunikasi datangnya dari hati dan jiwa, dari penghargaan terhadap orang lain, manusia lain. Medium apapun yang dipergunakan, kalau dasarnya adalah penghargaan terhadap kemanusiaan seseorang maka akan berhasil baik.

Dalam posisi lemah (menggunakan perangkat kecil misalnya) memang gampang untuk "berteriak-teriak" meminta pihak lain untuk menggunakan etika dalam berkomunikasi. Tapi akan lain ceritanya kalau yang bersangkutan sedang berkuasa, menggunakan perangkat yang powerful. Pada saat "berkuasa" kadang sejauh mana etika berkomunikasi seseorang bisa lebih terlihat. :-))


Kamis, 09 Desember 2010

Spectrometer Plawangan 8 Dec 2010

Spectrometer Plawangan pada 8 Dec 2010, arus lahar dingin Kali Boyong terdeteksi secara visual.


Sabtu, 27 November 2010

Alamat toko dan service alat komunikasi di Jogja

Berikut peta toko dan tempat service perangkat komunikasi radio di kota Jogja:


View AlkomRadJogja in a larger map

Penjualan dan perbaikan HT, Rig, Transceiver asesoris di  kota Jogja
[sunu]

Jumat, 26 November 2010

Komunikasi Radio: Jamming, Jammer, Jammed.

Kata jammer di sekitar Jogja sempat "ngetrend" beberapa waktu ini, sehubungan dengan seringnya frekuensi komunikasi relawan bencana erupsi Gunung Merapi diganggu. Apa sih jammer itu ?

Kata jam / jams / jamming / jammer / jammed adalah kata dalam bahasa Inggris yang tidak selalu berhubungan dengan komunikasi radio atau dunia "ngebreak". Makna dasar kata jam adalah adanya upaya pemaksaan terhadap sesuatu, kata sinonimnya dalam bahasa Indonesia adalah menjejalkan, menekan, berjejal, atau menyumbat. Misalkan seseorang bisa jam beberapa buku di rak buku yang sebetulnya sudah agak sesak atau beberapa mobil menjejali ruas jalan sehingga menimbulkan kemacetan (jams / jammed).

Khusus dalam dunia radio, jam, intinya adalah tindakan yang dilakukan yang mengganggu (interfere) atau mencegah penerimaan yang jelas dari sinyal komunikasi radio atau sinyal radar oleh suatu perangkat/stasiun lain. Jam dilakukan dengan ikut memancarkan sinyal tandingan di frekuensi yang sama atau berdekatan dengan perangkat elektronika. Sinyal biasanya dikirim dari perangkat yang memiliki kekuatan pancat lebih besar atau minimal sama. Kadang jamming yang sengaja dilakukan terjadi tidak hanya pada satu frekuensi tertentu saja, tetapi dapat meliputi beberapa frekuensi dengan cara berpindah sangat cepat antar frekuensi. Jammer adalah sebutan bagi orang yang melakukan jam (jamming), sehingga kanal komunikasi (frekuensi) macet (jammed). 

Radio jamming biasa dilakukan pada operasi militer untuk mengganggu komunikasi lawan. Namun karena mudah untuk dilakukan sayangnya juga dilakukan di komunikasi radio amatir atau radio antar penduduk. Jamming sebetulnya dapat dilakukan dengan sengaja atau dengan tidak sengaja. Jamming yang tidak sengaja dalam komunikasi radio misalnya terjadi karena jammer menggunakan squelch sehingga tidak sadar bahwa frekuensi itu sedang dipergunakan, kemungkinan lain adalah tombol PTT tertekan secara tidak sengaja tanpa disadari, atau berasal dari sumber noise yang merupakan kebocoran pancara gelombang elektromagnetik (antena, pemancar FM dst).

Kata jamming dan interference sering kali dipergunakan secara berbeda untuk menandai perbedaan kesengajaan pancaran. Interference dipergunakan untuk pancaran yang tidak sengaja, kata jamming dipergunakan untuk pencaran/tindakan yang disengaja. Walaupun demikian kedua kata ini masih sering dipergunakan bergantian dengan makna yang sama.

Referensi:
1. Dictionary.com
2. crosswordpuzzlehelp
3. answers.com
4. wordiq
5. http://en.wikipedia.org/wiki/Radio_jamming
6. http://www.forensicswiki.org
7. http://informatika.lipi.go.id/