Jumat, 27 Maret 2009

Sloppiness And The Direct Hit

Saya tidak tahu apakah judul tulisan ini benar menurut tata bahasa Inggris. Lumayan juga seandainya ada film yang judulnya seperti itu.

Judul tulisan ini berasal dari "teguran langsung" yang dilakukan oleh keponakan saya. Sehari sebelum hari raya nyepi, keponakan saya bercerita tentang rencana kegiatan mamanya. Lalu mengatakan bahwa besok hari libur. Lugunya, saya nyeletuk,"Lho besok libur ya ?." Kontan hampir tanpa jeda si keponakan yang lucu mendaratkan pukulan yang telak, "gimana sih om ini, kok pak ***** gak tau besok libur." Sambil menyebutkan profesi saya.

Wah malu besar, saya tidak bisa berkata apa-apa lagi. Belum jadi kebiasaan saya untuk "jualan obat", paling-paling masih sebatas sedikit ngecap.

Kejadian kecil dan remeh ini mengingatkan saya kembali tentang apa itu integritas. Orang banyak menyangka bahwa keutuhan diri hanya tentang tidak korupsi uang. Padahal jauh lebih luas dari itu.

Hari itu cacat integritas saya sebagi ***** (ah tidak tega menyebutnya) terlihat. Walaupun mungkin secara sosial saya masih agak beruntung karena penegurnya adalah kenponakan saya sendiri.

Di satu sisi saya percaya benar bahwa to err is human. Sebagai manusia saya tidak mampu untu meng-cover semua hal. Tapi saya juga percaya tulisan yang kalau diterjemahkan artinya kurang lebih berbunyi:
Pada integritas, tidak ada yang namanya cacat kecil.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar