Kamis, 04 Desember 2008

Apakah tugas seorang manajer ?

Berapa banyak dari kita yang pernah diberi peluang untuk memimpin dan mengatur orang lain? Dan berapa banyak dari kita yang berusaha mengerti bahwa peluang untuk memimpin tersebut lebih dari sekedar kesempatan untuk kita menjadi juragan ? Lebih dari sekedar fasilitas untuk menyuruh-nyuruh orang lain ?

Cuplikan berikut memang klise, tapi penting juga untuk berusaha selalu kita ingat.
...
Contrary to popular belief, managers and bosses are not there to discipline you, tell you off, or check your punctuality, but are in fact there to supportyou and facilitate your success. They are there to make sure you have the tools, resources, environment, training, and qualifications to do your job.
They are there to serve you, not the other way round.
...

Jill Walker (2007). Is your boss mad. p.17.


Nah mungkin inilah salah satu yang benar-benar perlu kita lakukan untuk bangsa ini.
To serve proportionally.

successful psychopaths

Manajer sukses itu harus kebayakan setengah gila ?
...
“The senior business managers appear to possess elements of psychopathic personality disorder that have been referred to as the emotional components, and they closely resemble characteristics known to be beneficial to achieving in a senior management role”, the authors said. These findings are consistent with the concept of ‘successful psychopaths’ – “people with personality disorder patterns, but without the characteristic history of arrest and incarceration”, they explained.
...
Board, B.J. & Fritzon, Katarina, F. (2005). Disordered personalities at work.
Psychology, Crime and Law, 11, 17-32.




(Jangan sampai) maling teriak maling

Berikut ini penggalan karya Romi Satria Wahono yang saya copy paste. Sangat berharga untuk kita renungkan bersama

Teriakan berantas kebodohan, menggelikan ketika keluar dari mulut mahasiswa bodoh!

Mahasiswa pemalas yang tidak bebas dari penyakit finansial, absurd ketika berteriak bebaskan rakyat dari kemiskinan!

Mahasiswa koruptor jam kuliah, tidak pantas berteriak anti-korupsi!



Tulisan lengkapnya bisa dibaca di romisatriawahono.



Kekeluargaan

Kekeluargaan, begitulah "mantra" yang mulai sering diperdengarkan di banyak tempat, dan di banyak kesempatan.
Apa arti dan makna dari kekeluargaan itu sendiri ? Bagaimana ciri-ciri sebuah kelompok (atau bahkan keluarga) yang menerapkan prinsip-prinsip kekeluargaan ?
Yang menjengkelkan, seperti halnya kata nasionalisme, kekeluargaan umumnya baru akan 'keluar' jika keadaan menjadi susah dan tidak menyenangkan. Kapankah kata nasionalisme itu diucapkan atau digembar-gemborkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan ? Di antaranya kita bisa menemuinya pada saat PILKADA dan PEMILU, pada saat bencana alam atau pada saat harga BBM naik atau malah pada saat resesi. Intinya adalah bagi-bagi kesuliitan.
Kalau pada saat bagi-bagi kesenangan dan kebahagiaan, jarang orang ingat dengan orang lain. Langka pula kata nasionalisme dan kekeluargaan terdengar.
Dua kata ajaib tersebut sudah jamak dipergunakan untuk sekedar memperalat orang lain. Jadi jangan salahkan kalau lama-lama orang jadi apatis dan tidak lagi percaya.